Pantaskah aku memasuki mimpinya yang sangat indah itu?
Sedangkan aku berusaha membuat mimpinya indah entah kapan....
segenggam tanya mencoba menahan tangis, tangis dalam sendiri
Menunggu dalam galau, seperti bernyanyi dalam melodi
Mencintai banyangan dirinya, adakah selama ini aku cinta sendiri
Pantaskah aku berjalan di sampingnya, bila diri ini terlihat hina
Sudikah ia memeluk ku, jika nanti aku tak bisa membahagiakannya
Senyum saat ini apakah tulus darinya, bila aku tak pernah membuatnya tersenyum
Diri ini penuh dengan kesadaran karena ia adalah bidadari, sedangkan aku adalah pengharapannya....
No comments:
Post a Comment