Februari 07, 2010

Sehabis Hujan,,

Sehabis hujan, aku menatap indah dunia
bukan karena suasananya, tapi karena sebuah nirwana
Sehabis hujan, aku meratap kepada dunia
bukan karena ia malaikat ku,
tapi karena ia adalah candu untuk langkah ku

Bulir-bulir hujan terus menuruni tubuh ku
membuat dingin dan menggigil semuanya
Engkau datang kepada tubuh ku dengan tubuh mu
merapatkan dadamu untuk menghangatkan ku

Lonceng berdetak 6 kali,
lonceng terus berdetak sampai 6 kali
Hujan merampas semua kesadaran ini,
terbujur diam dalam dekapan surgawi


Sehabis hujan, aku menyeringai pahit
ketika merengkuh mu adalah harapan kosongku
Sehabis hujan, aku tetap berdiri tegar
bahwa apa yang ku pinta adalah untuk hidupku

Berbaris-baris kepala menengadah,
Mengacuhkan ku,
Mencibir ku,
Merendahkan ku,
Meskipun ada juga yang tersenyum kepadaku
memberikan kepingan-kepingan candu kepadaku

Hampir setiap saat selalu terangkat tangan ini
untuk mendapatkan sedikit karunia-Nya
Pijakan-pijakan langkah yang selalu sama
entah sudah berapa banyak aku lewati

Sehabis hujan, aku tersenyum
bukan karena aku menatap pelangi
tetapi karena Engkau mencium kedua pipi ku
dan berkata "ayo kesana lagi..."
Sehabis hujan, aku kembali melangkah
bukan untuk merengkuh mu dunia
tetapi hanya untuk meminta-minta kepada mu dunia


"Bekasi, sehabis hujan didepan kamar & teringat gadis kecil di perempatan lampu merah"
© ~r4~ *20100206*

Read More → Sehabis Hujan,,

Februari 05, 2010

"Menulis Itu Indah"


Bener gak ya kira2 begini : ”apa pun yang kita tulis, kita harus merasa bangga dan berbahagia telah berhasil menulis. Menulis itu indah.”


Sejak umur sudah memasuki masa pembelajaran pastinya kita diingatkan untuk menghafal ke-26 huruf-huruf yang ada oleh orang tua kita maupun guru2 kita di sekolah. Sedikit amazing bahwa ke-26 huruf itu bisa membuat sesuatu yang indah dan berharga. Namun, coba lihat, apa pun yang ada di dalam benak kita, kita dapat menunjukkan (menuliskan)-nya meski beberapa di antaranya harus dituliskan dengan sangat susah payah, karena tidak tahu bagaimana memulainya.

Tentu saja, menulis tidak hanya sekadar sebuah permainan ajaib, Kejaiban menulis juga dapat mewakili sebuah hal yang sangat dalam yang sedang dipikirkan oleh kita sebagai mahluk yang berstrata. Jika perasaan itu diwakili oleh warna, maka warna gelap yang mewakili perasaan tadi yang tidak bercahaya akan berganti cahaya berwarna-warni meskipun warna hitam tadi sulit untuk hilang.

Namun, bagaimana jika perasaan itu tidak dapat diwakili oleh warna? Apakah ia bisa diwakili oleh kata-kata? Ya, bisa meskipun betapa sulitnya perasaan itu dikomunikasikan. ”Saya lagi bete.” Kata ”bete” adalah sebuah wakil yang sah atas keadaan seseorang yang lagi tidak ”nyaman” atau perasaannya "sedang emosi" dengan sesuatu yang sedang dilakoninya. Sementara itu, ”Saya lagi bergairah,” *bagus gak ya analoginya* dapat mewakili sebaliknya. Dahsyat bukan, kata-kata yang dituliskan untuk menunjukkan perasaan itu? Apalagi bila yang mengungkapkan kata-kata tersebut adalah yang berasal dari dunia lain.
Ada yang sering memainkan puisi sesaat sebelum matanya terpejam atau memainkan rangkaian kata dan cerita sejenak sebelum matanya tertutup ??

"gw tahu, sekarang orang gemar mendengarkan dan membaca lagi, dan mencoba mengulanginya sendiri diam-diam. Namun bila tak ada, betapa rugi."

"Sebab, mereka tak akan pernah mengalami sebuah dunia pengalaman yang menggetarkan ~yang mungkin tak akan membuat kita jadi lebih pintar atau hebat~ tetapi bisa mengukuhkan kita kembali dengan kehidupan".

”Puisi dan buku bukanlah rangkaian kata-kata elok, bukan rumusan-rumusan petuah dan kearifan. Puisi dan buku adalah persentuhan antara kita dan dunia luar, antara kita dan kegaiban yang besar, antara kita dan kita ~sebuah kontak yang ada dalam kata-kata seorang penyair~ sederhana seperti menyanyi”.

Read More → "Menulis Itu Indah"

Januari 22, 2010

Sebuah Sketsa & 35 Cinta

Agak telat emang sih baru nge-posting ini cerita yang terjadi sekitar hari minggu yang lalu pada 01.17.2010 bertempat di gedung Citywalk Sudirman dan menghuni Orange Lounge lt.1 para kontributor project yang awalnya sekedar kepuasan para pembaca di dunia Multiply, Blooger dan para professional akhirnya mendapatkan tawaran untuk menjadi terkenal seperti artis2 sebelumnya *AMINNNN*.

Sekedar plesbek dulu gimana gw bisa bergabung di project ini,,, *siapkan kopi dan senek*

Sekitaran bulan Agustus atau September tahun lalu kalo gw gak salah gw ngeliat ada project susulan dari project SKETSA yang 1, yg SKETSA 1 ini gw gak ngikutin karena gak tau juga. Ok setelah mendapatkan reaksi dari Bang Dillon dan juga Bung Timmy akhirnya gw kirimin rencana naskah yang bakalan gw ikutin di SKETSA 2 ini.

Karena awalnya gak nyangka bakalan di Publish ke khalayak ramai *bahasa gw keren kan* otomatis gw dan mungkin para kontributor gak terlalu mempermasalahkan,
Jam berlalu...

Hari berlalu...

Minggu berlalu..

Bulan berlalu..

Dan akhirnya sekitaran bulan2 Desember awal atau November akhir gw dapat telpon dari artis ibukota *baca:Medan*, yang gak di sangka project yang awalnya cuma sekedar melampiaskan napsu para penulis di dunia maya ada yang mau dijadikan sekedar royalti oleh sebuah PT. Neo Dimensi.

Bla...blaaa....blaa....blaaa...

Dan pada tanggal 17 Januari kemarin para kontributor SKETSA ini mengadakan sukuran *baca: putu2, makan2, & temu kangen* sekedar untuk membahas bagaimana proses naskah ini akan sampai ke para pengguna HP.

Singkatnya sih ini project akan mirip seperti "Perahu Kertas - Dewi Dee" yang akan di dapat melalui sms dan di donlot melalui HP, seneng bukan kepalang kali ya para kontributor sudah dibukakan jalan untuk step selanjutnya bila ada yang melanjutkan karya2 mereka ke penerbit *AMIIINN*.

The Friend's

Seperti katanya Bang Dillon "Tidak semua kontributor dapat hadir dikarenakan kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, selain itu beberapa lagi ada diluar Jakarta (Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Jepang, dan Australia)".
The Kontributor

Yang hadir minggu kemarin itu ada Timmy, Rio, Abe, Agnes, Kania, Cahyo, Marina, Alei, Cun Leng dan terakhir gw *telat karena 1 dan lain hal*.

Nah sekarang yang harus dilakukan para kontributor adalah mempromosikan porject ini seluas-luasnya dan selebar-lebarnya, yang baru ada promosi sih gw dan Bang Dillon.

Dillon Ginting
R.4.MA

Ya Semoga ini bakalan jadi awal tahun yang sukses bagi para kontibutor semua, kalo ditanya kira2 kapan bakalan launching....mmmhhhhhhh...

TUNGGU SAJA SKETSA Hati, Hidup, Perjalanan, Cinta dan 35 Cinta BAKALAN ADA DI HANDPHONE

Produced by PT. Neo Dimensi
Supported by and

Read More → Sebuah Sketsa & 35 Cinta

Januari 19, 2010

Review "The Spy Next Door" *4 Bintang*

Nah baru kali ini ada film keluarga tapi tayangnya gak di bulan-bulan liburan, ada bagusnya sih secara gw dan pasangan gak perlu ngantri dan ngeliat XXI or 21 dagh kaya pasar malam, hahahhaa.


Nah pelem ke 2 di taon Duapuluh Sepuluh ini adalah "The Spy Next Door" mungkin ini adalah sequel dari film *The Tuxedo* yang sama si Jackie Chan berperan sebagai mata2 karena sebuah Tuxedo, walopun berbeda. Kali ini dalam penyamarannya si Jackie berperan sebagai tukang bolpain bernama Bob Ho agen C.I.A rekrutan dari agen China.

Dalam kehidupan pribadinya si Ho mempunyai hubungan dengan seorang wanita beranak 3. Farren, Ian, dan Nora yang tidak menyutujui hubungan si Ibu dengan si Ho, alhasil segala cara untuk menjauhkan si Ho dengan emaknya dilakukan si anak2 ini dari mulai memainkan bom asap, menggunakan rok pendek *untuk si Farren*, de el el.

Kejadian untuk saling mendekatkan antara si Ho dengan anak-anaknya Gillian terjadi ketika orang tua Gilian terbaring di rumah sakit dan si Ho dengan gentlemannya menyediakan diri untuk merawat mereka.

Mungkin bagi yang udah pernah nonton Van Diesel dalam The Pacifier agak menemukan sedikit kemiripan yaitu seorang mata-mata profesional yang menjadi pengasuh anak-anak. Yang membedakan adalah ciri khas dari si Jackie yang selalu berkelahi tanpa peran pengganti dan kekonyolannya ketika bertarung.

Gw dan pasangan paling seru sama si Nora, salah satu adegan dimana si Ho menemani Nora ke pusat perbelanjaan dan akhirnya hilang, atau ketika saat si Nora harus melihat keahlian si Ho untuk berkelahi hingga si Nora hampir masuk kedalam kolam namun terselamatkan.

Beda lagi sama si Ian, sak jago geogolist yang berlagak sok dewasa yang pada awalnya benci dengan Ho tapi setelah mengetahui siapa si Ho ia ingin menjadi mata-mata juga seperti Ho.

Secara keseluruhan ini pelem bagus buat di tonton sama keluarga, bagi yang udah berkeluarga lumayan buat bikin senyum-senyum simpul si kecil.

Ada 1 qoute yang bagus di film ini,

"Keluarga itu bukan di lihat dari darah yang mengalir di tubuh mu, tetapi bagaimana rasa sayang mu dan orang yang menyayangi mu..."

Sedikit kecewa, karena di pelem2 dahulu si Jackie selalu ada adegan berkelahi yang terpotong, tapi kali ini hanya adegan-adegan yang standard. Mungkin juga karena udah tua juga ya...

So, rekomen buat di tonton...Dont Miss It...

Read More → Review "The Spy Next Door" *4 Bintang*

Januari 15, 2010

Mars Vs Venus

Okeh ini prolog sebenarnya bukan untuk ngebahas buku yang 3 tahunan lalu gembar-gembor yang paling bagus, sampe nyokap n bokap gw gregetan untuk ngebajak gw nemenin mereka keGramed buat baca tuh buku *catet baca bukan beli*. Gw pun sebenarnya pengen baca tuh buku tapi secara mereka udah baca di Gramed, masa gw juga ikut2n baca.


Aniwey, Mars Vs Venus yang gw ambil sebagai judul ini tiba2 merangsak ke membran2 otak ketika pasangan menceritakan 2 kasus temannya yang sedang patah hati secara bersamaan dan dalam waktu yang bersamaan pula.

Sebutlah 1 wanita ini berinisial D, wanita D ini memang baru dan sedang hot2nya menjalankan hubungan mereka yang masih seumur jagung pastinya kurang lebih sekitaran 3-4 bulanan degh kalo gw gak salah mengingat. dan kemarin gw dengar kabar dari cerita pasangan kalo mereka baru aja break dengan alasan si prianya "gw lagi kangen sama kesendirian gw, lo jangan ganggu2 gw lagi ya...". Itu yang gw tangkep dari cerita pasangan tentunya.

Lain lagi dengan temannya yang berinisial R, wanita R ini baru akhir tahun kemarin mencoba melangkah maju dengan seorang Pria yang mirip sama drummernya Blink 182 *itu kata si wanita* sedangkan gw dan pasangan juga belum pernah ngeliat tuh cowo. Okelah setelah mulai menjalaninya tiba2 egh tiba2 berubah secara 180º alhasil teman pasangan gw ini langsung kebakaran jenggot dong *secara si R ini jg gak ada jenggot*, malah ada satu momen dimana si Laki2 ini sakit dan si R dateng ke rumahnya untuk ngejenguk, malah si R di usir dengan cueknya oleh si cowo ini. Dan akhirnya kemarin pula pasangan gw mendapatkan 2 cerita dari temannya itu dengan suara yang sesenggukkan kalo mereka b2 sedang "broken heart" *gilaaa keren gak tuh kata2 terakhirnya*

Nah Preambule diatas yang gw suguhi, sekedar untuk mengingatkan tentang kata2 Mars Vs Venus di buku yang belum pernah gw baca itu, okelah gw belum pernah baca tuh buku tapi sekiranya gw tau dari arti maksud judul itu buku. Memang kali Lelaki itu di ibaratkan dengan planet Mars yang katanya planet ini penuh dengan ke egoisan, kesombongan dan keangkuhannya serta penuh lohika. Sedangkan wanita itu di ibaratkan dengan planet Venus yang penuh dengan kecantikan, keras kepala, penuh perasaan de el el.

Walopun gw juga beloman baca tuh buku Dr.Gray tapi setidaknya apa iya lelaki itu memang selalu punya sikap Mars atau mengada-adakan sikap Mars dan menutupi sifat Venusnya, begitu pula sebaliknya wanita mengutamakan sikap Venusnya dan menutupi sifat Marsnya. Gw sih gak yakin kalo LAKI2 itu adalah Mars, gw pun merasa bukan Mars sejati yang SELALU berfikir logika, yang SELALU taft menghadapi masalah, yang SELALU mendengarkan musik2 keras, yang SELALU dan SELALU berjumawa di mata Venus.

Dan wanita pun gw yakin bukan Venus banget, mereka juga gak SELALU berfikir dengan perasaan, SELALU menggunakan ungkapan untuk menyampaikan, SELALU menangis saat ada masalah, SELALU histeris saat ada SALE 99% *tapi kalo diskonnya segede itu gw juga mau yak*. Ya whatever itu ungkapan bahwa Man from Mars dan Women from Venus lebih tepatnya di artikan sebagai si Lelaki ato Wanita yang sok ini harus mengerti sisi lain dari dirinya sendiri, dan berusaha mengerti pasangannya! That’s all. Mengerti dengan kata-kata yang tulus itu dapt didengar oleh orang tuli dan dapat di lihat oleh orang buta.. *oohh so nice yak kata2 gw, bijak beeuudd*

Melihat dan meninjau dari 2 kasus temannya pasangan gw, gw mau ngebahas aaaah tentang mereka sambil melirik tentang Mars Vs Venus. Masuk kedalam sisi Dewasa, sebenarnya diantara Laki-laki dan wanita siapa sih yang lebih dewasa dalam suatu hubungan??

Suatu hubungan itu memang dilihat manis-manis kecut, manis kalo lagi dateng kanegn dan gombal2nya. Tapi kecut pas lagi dateng egoisnya masing-masing, gak bisa dipersalahkan gw egois atau pasangan gw yang egois tapi riview lagi kita menjalani suatu hubungan itu pasti ada maksud dan tujuannya kan kalo suatu hubungan adalah jalan untuk membangun 1 atap diatas 2 perbedaan maka pada saat menjalankannya nanti itu bukan menjadi suatu hal yang dapat diributkan kembali.

Ya, ambil contoh aja deh hubungan gw dan pasangan secara gw gak pernah baca buku pak Dokter itu. Kadangssering gregetan ma si bunda kalo lagi dateng sensinya, gw tetap stay cool karena lagi2 tujuan dari semua ini itu apa.Walaupun kadang juga meledak karena gak tahan. Seringkali cuma gara gara masalah kecil.

Misal :

Bunda : Pas saat pulang kerja dan capek karena kerjaannya, dia cuma mesem dan kalo ditanya seadanya aja. Dan di saat yang bersamaan gw ngajak dia pergi kemana gitu *pergi dengan wajah lesu*.

Gw : Kalo emang kamu capek dan gak mau pergi kenapa gak ngomong? aku pikir kamu mau nemenin aku, dan jadiah pertengkaran.

Bunda : disaat lagi sedih dan punya masalah dia bisanya cuman diem dan nunjukin muka yang kaya gini (ditekuk, mata nanar, wajah pias, bibir kering, perut laper..sebenarnya lagi ada masalah ato gara2 OD yak?:-))

Gw: Kalo kamu punya masalah ya certain aja. Kalo kamu diam bisa aja aku berpikir kamu lagi pengen sendiri atau gak mau di ganggu, ya kan...

Bunda: "Maaf ya merepotkan kamu terus.."

Gw : kata-kata yang sebenarnya menghargai dan ucapan terima kasih kadang2 bikin gw meradang, kenapa karena apa yang gw lakukan tu semata-mata bukan karena mencari muka atau apa, tapi lebih dikarenakan gw tulus memberikannya.

Ya itu hanyalah segelintir contoh kecil yang selalu gw lewatkan dengan pasangan, ini belum di tahap nanti pada saat kita menikah, pastinya hal-ha kecil saja bisa menjadi batu sandungan untuk mencerai beraikan suatu pernikahan.

Bukannya ada perumpamaan, bahwa "sepeda motor itu jatuh bukan karena batu besar, tetapi karena kerikil kecil".

Intinya adalah bagaimana pada akhirnya kita bisa meminimalkan perselisihan, mengurai permasalahan dan yang pasti mempertebal kesabaran he..he..

Ada beberapa film yang bisa gw bilang itu menjadi spirit gw buat ngejalanin hubungan ini dan seterusnya nanti, film2 ini mungkin bisa buat inspired kalian, seperti :

1. Marly and Me

2. Blind Dating

3. Perempuan Bekalung Sorban

4. Ayat-ayat Cinta

5. Just Married

Sekarang bukan lagi saat mengatakan apa yang gw mau, tapi coba dengan apa yang kita mau dari hubungan ini, komunikasi yang 2 arah bisa membuat kita saling memahami. Yang gw maksud di sini bicara secara dewasa, ungkapin apa yang mengganjal dan apa yang disukai atau tidak disukai dari perilaku pasangan. Syaratnya juga kita harus mendengarkan dan belajar memahami jalan pikiran pasangan kita.

Jangan cuma mendengarkan tetapi tidak memahami..

Jangan cuma memahami tetapi tidak mengerti dengan hati..

Dan jangan cuma mengerti dengan hati tetapi tidak menjalani..

Gw mengambil hikmah, sebesar apapun kekesalan kita sama pasangan, emosi yang kadang ditahan, sedikit bisa mereda bila kita berpikir bahwa kita memang mencintai dia dengan segala kelebihan dan kekurangannya, bahwa Tuhan telah mempertemukan kita untuk mengarungi kehidupan, bahwa kita telah memutuskan menikah atau akan menikah dan bersumpah atas nama Ya Rabb.

Mungkin kata-kata gw standard abies, tapi kalo kita mau mencerna memang itulah intinya. Ingat lagi tujuan kita hubungan ini untuk apa, ingat lagi kenapa akhirnya kita memutuskan menjadikan dia pasangan kita saat ini dan seterusnya nanti ingat lagi bahwa Qada Allah adalah yang terbaik buat kita (dan Allah tidak pernah salah).

For information, setiap sholat gw selalu berdoa agar hubungan ini berjalan selamanya hingga menjadi mawadah, sakinah, warahmah (amien). Memohon doa untuk kesabaran kita berdua dan memohon agar selalu diberi jalan keluar di setiap permasalahan.

Sori ya kalo cerita ini terkesan menggurui. Gue cuma mau shareaj kok, qeqeqeqqeq, pan udah lama gw gak nulis sebijak ini...



regrads,



~r4~

Read More → Mars Vs Venus

Januari 07, 2010

Tangkuban Perahu..Part 2

Ngelanjutin cerita yang kemaren nih, tentang jalan2nya gw dan pasangan di malam tahun baru di Bandung.


23.35 p.m Des 31 09 *depan Hotel BMI*

Nah jam juga udah menunjukkan hampir dikit lagi pergantian tahun, gw dan pasangan keluar dari kamar buat liat suasana di Bandung menjelang detik-detik tahun baru, bueeehhh rame pisan euy, karena memang setelah polsek Lembang itu jalur 1 arah otomatis rame sangad dagh, mobil motor pada niupin semua terompet yang ada. Karena setelah isya kota Bandung dan sekitarnya itu diguyur ujan yang lumayan deras.

*sedikit introspeksi diri aja sih pas liat keramaian di Lembang malam itu, mereka dengan asiknya larut dalam pergantian tahun, pada sadar gak ya kalo di pergantian tahun itu seharusnya kita lebih baik dari tahun sebelumnya, kalau ternyata sama or malah lebih buruk ya kita termasuk orang2 yang bodoh kali ya...*

Lanjuuuttttttttttt....

Berhubung teman kita yang 2 lagi belum sampai juga, gw dan pasangan repot dah smsin dan telponin tuh manusia, gimana engga panik mereka b2 baru pertama kalinya ke Bandung secara udah malam juga, dan mobil yang mereka tuju ternyata harus muter2 dulu lewat Purwakarta, Sadang dan Subang baru naek tol lagi ke arah Terminal Leuwi Panjang.

Alhasil jam 00.00 lewat dikit Ica dan suaminya Burhan sampe juga di penginapan dan menikmati sajian kembang api yang memang sudah menghiasi langit malam Lembang dengan warna-warninya.
Setelah berjedar-jeder ria dengan macam2 kembang api beberapa menit kemudian suasana bener2 lengang dah di kawasan Lembang itu, mobil sama motor yang seliweran langsung bisa dihitung. Secara udah sampe Lembang tapi kalo langsung tidur kan kayaknya gak seru tuh, kita b4 mau gak mau harus nyari makan lagi buat mengisi kekosongan waktu dan kekosongan perut.

Sedikit berjalan kearah atas ketemu sama tukang nasi goreng dan baso&mie kocok *ya ternyata di Bekasi sama di Bandung kalo malam2 tukang nasgor dan baso jaminan mutu dah* gw mesen mie goreng dan mereka b3 pesen baso&mie kocok *sayangya momen ini gak gw abadikan* nah untuk porsi makan dini hari itu kita cuma abies ngeluarin kocek sebesar :

3 Porsi baso&mie kocok = @6500 x 3 = 19500
1 Porsi mie goreng komplit = 7000
2 Emping = 2000
4 Teh manis anget = gratis

Total = 28500

Buseeet, beda beud sama makan gw yang tadi sore abies 45000, ya namanya makanan gak boleh disesalin meskipun bayarnya sedikit mahal, qeqeqeq.

Selesai makan kita b4 balik lagi ke arah hotel, secara udah hampir jam 1/2 2 udara tuh makin dingin aja, kalo bagi yang udah pernah nginep di Cibodas hampir2 mirip dah dinginnya. Di depan hotel ada yang jual bandrek susu & jahe ya udah buat menghangatkan badan pada mesen dah bandrek susu&jahenya.Setelah berbandrek-bandrek ria dengan nambah 2 gelas lagi, badan juga udah lumayan ringsek gak pada mandi karena takut sama air yang sumpah dingin betul, kita b4 balik ke kamar untuk siap2 tidur sekedar meredakan otot2 yang sudah menegang *hihihihihihi*.

"Selamat Malam dan Tahun Baru Duapuluh Sepuluh"


04.35 a.m Jan 01 10 *kamar hotel*

Hhooooaaaaaaammmmmmmm......

Seperti biasanya alarm hape bunyi pas waktunya shubuh, udara juga masih aja dingin banget, mo ngecilin tuh a.c kayanya remotenya gak ada kayanya temperature pagi itu mendekati 3º kayanya, pas buka pintu kamar, bbbeerrrrrrrrrrrr angin cepoy-cepoy langsung kedinginan gw.

Selesai semuanya gw dan Burhan langsung turun ke bawah buat tanya2 gimana caranya dapet kendaraan buat kita carter ke Tangkuban Parahu dan objek wisata lainnya, secara kalo mau ngangkot bisa aja tapi malesnya harus turun2 dan hari libur juga.

Tawar-menawar harga dengan akang supir dari mobil satu ke mobil lainnya akhirnya dapet juga carteran mobil dengan harga yang tidak terlalu mahal sih, kenapa karena dengan 2 objek wisata dan dianter sampai ke stasiun Bandung kita b4 mengeluarkan kocek sebesar Rp 320000,- agak mahal juga tapi karena waktunya pas liburan dan tahun baru jadi gak terlalu masalah lha.

09.15 a.m Jan 01 10 *trip to Tangkuban Parahu*

Jarak dari hotel ke arena wisata yang pertama tidak terlalu jauh, sekitar kalo di liat2 dari Bundaran H.I ke F.X *itu belum termasuk nanjaknya*. Serasa yang punya tuh mobil kita b4 langsung menutup pintu masuk tuh angkot dan langsung bernarsis ria didalam mobil, usut punya usut ternyata supir kita kali ini bernama pa Eman beristri 1 dan beranak 3, yang paling besar SMP kelas 2 dan yang kecil masih umur 3 taon gitu deh.Lanjutin besok ya ceritanya, kos pak guru lagi ribed nih ngurusin Lab.Komputer yang mo diganti semuanya kecuali gurunya dunks...hehehhe...see u tomorrow

Read More → Tangkuban Perahu..Part 2

Januari 06, 2010

Blees - L'Arc'en'ciel

Awalnya mo ngelanjutin lagi kisah gw dan pasangan serta 2 orang teman yang jalan2 di BDO tapi lagi jalan2 di dunia cyber ini tiba2 iseng nyari di youtube dan akhirnya udah ada langsung aja gw bikin postingan tentang band yang satu ini.

Rencana Hiatus mereka memang sampai dengan tahun 2011 sebelum kiamat juga sih *hahahha, masih aja percaya*, tapi gak taunya akhir tahun kemaren di bulan November akhir mereka ngeluarin lagi single yang di khususkan buat Olimpiade Musim Dingin keluaran NHK, top markotob...gw gak bisaberkata-kata kalo dengerin musik n lirik dari laruku.

Walaupun mereka lagi punya solo project masing2 tapi kayanya tetep eksis *baik ya*.

Konsep pidio yang simple banget cuma manggung di layar putih, selebihnya mereka bakalan menggunakan layar hijau *yg biasa di pelem2* buat animasi2 gambarnya, kerenn...kerenn...gw gak bisa ngomong apa lagi deh...

So, cekidot aja degh pidio mereka yang menurut gw....GILAAA KEREN MAMPUSSS..

Read More → Blees - L'Arc'en'ciel

Januari 05, 2010

Tangkuban Parahu..Part 1

08.35 a.m Des 31 09 *at Home*

Hape Huwae bunyi dengan menampilkan..

"rmHna bUnda.."

Ok, langsung gw angkat dengan suara agak serak2 kasur dan mata kelilipan guling, tau sendiri jam segitu gw masih ngelindur menikmati liburan panjang anak2 sekolah semester ganjil ini. dan inilah petikan pembicaraan gw dengan pasangan,

Rama : ia bunda,,,, *mata masih merem*
Devi : kamu masih tidur yaaaaa.... *dengan vibra yg meninggi*
R : g kok, aq dah bangun cuma masih usek2n di kasur aja,,,
D : boong tuh suaranya masih bantal gitu....

bblllaaa....blllaaa....blllaaaa...... *dipercepat pembicaraannya*

D : emangnya kamu mau kemana ??
R : g tau juga, yang aq bilang rencana sih mau ke BDO lagi bun...
D : kemananya ??
R : Tangkuban perahu aja sama Maribaya...
R : trus si Ica sama Burhan jadi ikut???
D : tau tadi sih dia telpon katanya mau banget ngikut...
R : trussss....
D : ya udah jam 10 berangkat......
R : wweeeewwww, serius kamu....
D : ia serius jam 10 kamu tunggu aq di Super Indo, g pake telat
R : beneran nih bun...
D : yeeeee, udah sana sarapan dl trus mandi...inget g pake telat...

10.00 a.m Des 31 09 *at Superindo X-malang*

Gw udah sampe di Super Indo dan dia pun jg udah nunggu gw di kantornya, alhasil setelah merapikan semuanya *membeli aqua, batere alkaline, roti sari roti 2* kita berdua jalan menuju Bandung dengan rencana si Ica dan suaminya Burhan akan menyusul nanti sepulangnya dari kantor mereka.

Seperti biasa perjalanan menuju BDO lagi2 gw lalui dengan bus primajasa yang kali ini harus menuju ke terminal Bekasi terlebih dahulu karena bus Primajasa yang dari Harapan Indah *via tol barat* itu pull sangad, alhasil harus ke terminal dahulu biar dapet kebagian duduk sampe Bandung.

14.35 p.m Des 31 09 *at Terminal Leuwi Panjang*

Sesampainya di terminal Leuwi Panjang gw dan pasangan lanjut dengan menaiki bus Damri jurusan Ledeng, sebenarnya ada alternatip laen kalo g mau naik ini Damri karena memang agak lama mobil ini sampai di Terminal. Alternatipna ya naek angkot yang jurusan ke terminal Ledeng. Tapi bagi yang belom tau rute BDO yang muter2 lebih baik nunggu ini mobil aja .
Setelah sampai di terminal Ledeng naik angkot jurusan Ledeng - Lembang dengan ongkos sekitaran 4000 -5000 / orang .

Nah secara sampai Lembang itu udah mau jam 5an otosmatis gw harus nyari penginapan dulu di sana untuk kita b4 nantinya, sebenarnya arah mau ke Lembang itu banyak penginapan2 tapi akhirnya gw mentok ke arah Lembang atas yang 1 jalur dan di situ gw dan pasangan menginap di Hotel Bumi Makmur Indah, lokasi persisnya setelah Polsek Lembang. Alhamdulillah banget ternyata masih ada 1 kamar lagi buat kita b4 alhasil langsung aj gw booking.

17.00 p.m Des 31 09 *at Hotel Bumi Makmur Indah Lembang*

Harga kamar untuk satu malam yang gw ambil adalah Rp. 330.000,- *ada 4 kasur twin, air panas, dan kamar mandi*

Setelah mereservasi gw kan tanya2 sama mba2 di receptionistnya,

Rama : Mba ntar malem ada acara apa buat taun barunya??
Mba2 : kita ngerayainnya masang kembang api aj kok mas.... *sambil senyum sipu gt*
R : kembang api aja ya mba??
M : ia, mas tapi tenang aja kembang api g kalah deh sama kembang2 api yang lain *begitu dalihnya*

Setelah bersih2 dan merapikan barang bawaan yang di gelendotin aja dari tadi siang dari Bekasi, gw dan pasangan mencari makan untuk mengisi perut yang memang udah keroncongan dari tadi. Bukan mencari tempat makan lagi tetapi mencari makanan apa yang bisa kita makan berdua, dan nemuin 1 tempat makan yang lumayan persis di depan gerbang tuh hotel.

Kita berdua pesen 2 nasi goreng dan 2 teh manis anget, yang membedakan hanya nasi gorengnya, kalo pasangan gw mesen nasi goreng komplit sedangkan gw adalah nasi goreng ayam. Karena udah telat makan juga nih perut agak sedikit ngambek alhasil nasgor yang masuk pun tidak terlalu enak dan ternyata yang bikin lebih gak enak adalah bill yang sudah diserahkan ke gw sama mba2 pelayannya.

1 Nasi goreng ayam = 15.000
1 Nasi goreng komplit = 25.000
2 teh manis = 5.000

Total = 45.000

Gila, harga tuh nasi goreng komplit beda jauh beud sama yang gw makan, tapi mo gimana lagi udah masuk ke perut juga, mo bayar dengan cuci piring gw dan pasangan udah capek sangad pengen istirahat ya udah lha dibayar juga dengan selebaran uang 50.000,-.

21.00 p.m Des 31 09 *at kamar hotel*

Sambil nungguin temen 2 orang lagi kita berdua akhirnya narsis2n di kamar hotel sambil menonton film Spider-man 3 dan OVJ.

Sampai akhirnya kita berdua membuat masing2 resolusi untuk diri kita masing dan hubungan kita nantinya, nah resolusinya kira2 garis besarnya kaya gini nih :

1. Lebih tepat waktu lagi buat 5 waktu
2. Kurangin egois masing2
3. Lebih giat lagi kerja *biar cepet2 ngelamar dan nikah*
4. Kurangin Moodian yang jelek *itu untuk pasangan gw*
5. Be better and more better

Gak kerasa waktu udah mo nunjukin waktu jam 24.00 teng, dan temen kita ber2, masih dalam perjalan menuju hotel karena mereka ternyata baru berangkat setelah magrib di Bekasi dan juga salah naek mobil ke Bandung yang melalui Purwakarta dulu makanya mereka agak telat sampai di Lembangnya.

Tunggu ya kelanjutan cerita Tangkuban Parahu part 2 ....dont miss it..

Read More → Tangkuban Parahu..Part 1