
| Rating: | ★★★ |
| Category: | Movies |
| Genre: | Action & Adventure |
Awalnya film ini hanya menampilkan sisi si Nick yang sedang berjalan melalui Subway didaerah New York, selangkah kemudian ia menyewa kamar di hotel Roosevelt, dari sini aja penonton udah bisa dibuat tauh sebenaranya Nick ini sedang dalam tahap depresi a.K.a galau. Memesan makanan dan minumannya tetapi semuanya tidak disentuh, malahan barang-barang yang telah dipegangnya kembali dibersihkan agar tidak meninggalkan jejak. Semenit kemudian ia beralih kejendela dan dimulai lah sebuah pertunjukan dari film ini.
Adalah Nick Cassidy (Sam Worthington) sang buronan yang kabur dari penjara ketika sedang mengikuti pemakaman sang ayah, ternyata eh ternyata si Nick ini adalah seorang mantan polisi yang telah dihukum karena kasus perampokan *that the point*, jadi penonton bisa tau akan kemana larinya ini film ketika mulai berkembang. Di penjara Nick dikunjungi oleh temannya pula sesama anggota polisi, sampai akhirnya ia dikabarkan kalau sang ayah telah meninggal dunia dan Nick pun hadir dalam pemakaman sang ayah. Di pemakaman tersebut, ternyata Nick kabur dengan menggunakan mobil sang adik dan terjadilah adegan kejar-kejaran hingga mobilnya tertabrak oleh kereta api, setelah scene itu semuanya kembali lagi ke sebuah atap hotel Roosevelt tersebut.
Di film ini penonton dibuat tanda tanya sebenarnya apa sih maksud dari aksinya si Nick ini, apakah memang merencanakan sesuatu atau hanya sekedar pengalih perhatian. Setelah seluruh wilayah tersebut dikosongkan maka semua mata tertuju kepada seorang pria yang sedang berdiri di batas tembok, Nick meminta Lydia Mercer sebagai orang yang dipercaya olehnya untuk negoisatornya. Secara perlahan Nick membawa Lydia untuk percaya apa yang sedang dilakukannya ini.
Apa yang terjadi setelahnya adalah apa yang diinginkan oleh si Nick untuk membongkar apa yang selama ini telah merusak kebahagiaannya, dan hebatnya semua perencanaan dalam film selalu dengan intrik dimana penonton hampir bilang "yah,,gak berhasil deh...".
Sam Worthington sendiri gw kenal ketika nonton "Avatar" versi DVD karena gak demen persi 3Dnya, terus gw jg pernah nonton dia di film "The Debt" sama Hellen Minner yang mengisahkan tentang agen pemerintah Israel dan pastinya thriller mata-mata. Aktingnya di film ini cukup membuat gw terkesan, terlebih saat dia menghitung mundur saat ingin loncat tetapi tidak jadi, dan disitulah gw deg-degan mampus. Peran sebagai anggota keluarga yang ingin memperbaikin nama keluarga sepertinya melekat banget sama si Nick terlebih saat sang adik dan adik iparnya harus berusaha mati-matian kabur dari tangkapan polisi dan ketika sang adik akan dilemparkan dari atas gedung.
Tapi sayang ending dari film ini ketika berada di bar antara adiknya si Nick dan pacaranya sungguh membuat gw benci sebenci-bencinya, alhasil setelah selesai nonton film in gw terus-terusan didehemin sama pasangan, dan komentar gw tentang dehemannya dia adalah "shiittt,,gak suka gw sama endingnya,,". Itu menurut gw aja sih, tapi jujur itu ending yang gak pengen gw liat saat-saat ini.
Secara keseluruhan film "Man On A Ledge" ini cukup menghibur dan gw rekomen deh, secara dari awal penonton bakalan dibuat penasaran apa yang sebenarnya terjadi antara Nick dan gedung diseberang hotelnya tersebut. 3 bintang rasanya tepat untuk menggambarkan gemetarannya kalo berdiri dibatas sebuah gedung bertingkat. So, cekidot this movie guys, lewat bioskop boleh,,pake DVD juga hayoookkk...
1 comment:
widihh sudah nonton aja :)
Post a Comment