Kemarin siang pas nonton gosip gw rada-rada kaget, bukan karena foto gw ada dberita yang dimuat infotainment tersebut, atau berita tentang kegiatan gw sehari-hari dari mulai ngelap iler sampai kepada nyuci celana dalem, bukan, bukan itu yang bikin gw kaget. Tapi adalah kasus anaknya si Rano Karno yang tertangkap karena narkoba, secara sih biasa aja kasusnya, tapi yang bikin gw merasa salute adalah kejujuran dari si Doel yang berani mengatakan "ia itu anak saya.." dan menceritakan detail si anak kepada para pencari berita dan haus gosip termasuk saya.
Bukan keberaniannya yang gw maklumi tapi kejujurannya untuk mengatakan "ini memang anak saya, dan saya memang mengakui suatu saat, waktu seperti ini akan tiba.."
Berani untuk jujur bagi sebagian warga NKRI ini emang paling susah ya,,terlebih Dia adalah seorang wakil Bupati kota Tanggerang sana, sebuah kejujuran yang sangat jarang gw liat diantara para topeng-topeng yang ada di negara ini. Bukan kasus ininya, tapi mental kejujuran yang keluar dari seorang pejabat negara yang gw tunggu dan rasa malu.
Gw sebagai seorang guru aja malu, kalo dateng terlambat ke kelas, pernah satu waktu ada perjanjian antara gw dan anak2, kalo ada yang telat harus push up sebanyak 20 kali, dan alhasil saat telat gw disuruh push up sama anak2, apa yang gw jawab, bukan pengalihan atau bilang gw adalah guru, tapi gw tetep push up meskipun hanya 10 x.
Gw kangen pejabat NKRI ini punya MALU dan JUJUR, sumpah itu yang gw kangen2nin selama ini, lebih kangen ketika para penguasa tai kacing itu berani bilang "saya mundur, karena PSSI sudah dibuat malu oleh Bahrain...", "saya mengakui mengkorupsi uang negara sebesar 1,2 Milyar, silahkan hukum saya...", "saya siap dihukum untuk kesalahan yang bukan saya perbuat..".
Tapi yang ada selama ini, dikasih hukuman minta banding, dihukum MA minta PK, lama-lama gw nyewa pembunuh bayaran juga buat mati2in para orang-orang gak punya MALU itu, emang sih mereka wakil rakyat, yang mewakili uang rakyat, mewakili rakyat untuk tinggal di rumah mewah, mewakili rakyat untuk berplesir sambil nonton tarian perut, mewakili rakyat untuk nonton film bokep di tab. Ya pokoknya tugas mereka sebenarnya sudah benar, "MEWAKILI RAKYAT". Tapi mereka GAK PUNYA MALU...
Gw kangen sama MALU.....
nb: pic ambil dari marih
Bukan keberaniannya yang gw maklumi tapi kejujurannya untuk mengatakan "ini memang anak saya, dan saya memang mengakui suatu saat, waktu seperti ini akan tiba.."
Berani untuk jujur bagi sebagian warga NKRI ini emang paling susah ya,,terlebih Dia adalah seorang wakil Bupati kota Tanggerang sana, sebuah kejujuran yang sangat jarang gw liat diantara para topeng-topeng yang ada di negara ini. Bukan kasus ininya, tapi mental kejujuran yang keluar dari seorang pejabat negara yang gw tunggu dan rasa malu.
Gw sebagai seorang guru aja malu, kalo dateng terlambat ke kelas, pernah satu waktu ada perjanjian antara gw dan anak2, kalo ada yang telat harus push up sebanyak 20 kali, dan alhasil saat telat gw disuruh push up sama anak2, apa yang gw jawab, bukan pengalihan atau bilang gw adalah guru, tapi gw tetep push up meskipun hanya 10 x.
Gw kangen pejabat NKRI ini punya MALU dan JUJUR, sumpah itu yang gw kangen2nin selama ini, lebih kangen ketika para penguasa tai kacing itu berani bilang "saya mundur, karena PSSI sudah dibuat malu oleh Bahrain...", "saya mengakui mengkorupsi uang negara sebesar 1,2 Milyar, silahkan hukum saya...", "saya siap dihukum untuk kesalahan yang bukan saya perbuat..".Tapi yang ada selama ini, dikasih hukuman minta banding, dihukum MA minta PK, lama-lama gw nyewa pembunuh bayaran juga buat mati2in para orang-orang gak punya MALU itu, emang sih mereka wakil rakyat, yang mewakili uang rakyat, mewakili rakyat untuk tinggal di rumah mewah, mewakili rakyat untuk berplesir sambil nonton tarian perut, mewakili rakyat untuk nonton film bokep di tab. Ya pokoknya tugas mereka sebenarnya sudah benar, "MEWAKILI RAKYAT". Tapi mereka GAK PUNYA MALU...
Gw kangen sama MALU.....
nb: pic ambil dari marih
~r4,20120312~
13 comments:
kangen sama MA(K)LU?
-- renyah garing --
ooohhh... kemaren gw juga liat tuh bang Doel lagi diwawancara, tenang banget meski keliatan terpukul
wah jd kagum sama mas rano karno
lu liat langsung Chan,,wwwuuiihhh hebat..
mak lu...mak lu...
Dani,,,aneeehhh
oohh mash keluarga ya,,manggilnya "mas"
wah, bang doel emang pantes dicontoh nih. kalo ada kejadian kaya gini sama anak, ga usah malu. tapi sekarang, cari solusinya. malu jgn digedein, kemaluan aja yg di *dilempar pisang raja*
soalnya gini, ada beberapa kali tetangga gw, dan orangtuanya temen, yg malu kalo anaknya bernarkoba2an gitu. yg ada masalahnya malah makin ribet. coba deh kalo ga malu, kan jadinya ga perlu ada yg harus ditutup2in dan mungkin doa semua orang akan lebih banyak karena tau.
jadi mestinya gedein ke-Malu-an gt J ???*diperjelas*
datar amat mukanya Chan..
untuk menyelesaikan masalah, langkah pertama yg harus diambil adalah: mengakui bahwa sedang memiliki masalah. dan RK melakukannya...
DASAR ORANG ORANG YANG GA PUNYA KEMALUAN!
diantara ratusan juta rakyat di NKRI ini cuman sebiji-biji aj yg kaya si Doel itu...selebihnya sampe sumpah2...
dan mereka gak punya ttiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttt.....
Post a Comment