January 26, 2012

Midnight in Paris

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Romantic Comedy
Hahahaha, ternyata pilem ini adalah film pembuka bagi acara Festival Film Cannes ke-64, arahan sutradara yang berhasil menyabet tiga gelas Oscar ini emang gak perlu diragukan lagi deh, dari film Antz sampe di film The Ousider atau Vicky di Barcelona atau Annie Hall semuanya penuh dengan komedi khasnya si Allen ini. 3 1/2 Bintang gw berikan untuk film bermaknanya Woddy Allen ini.

Nah difilmnya kali ini Allen membuat film komedi romantis yang berlatar belakang Paris *ya ialah paris dari judulnya aj dah ketauan* kisah tentang seorang penulis skenario film yang ingin bertransformasi menjadi penulis novel dan sedang jatuh cinta terhadap Paris di era 20-an. Sambil mengisi liburan untuk pernikahannya Gil dan Inez dan menumpang di orangtuanya yang sedang berbisnis dimanfaatkan Gil untuk mengeksplore tulisannya tentang Paris.

Awal scene gw langsung tersepona dengan keindahan itu kota, terlihat Champ Elysee, gapura besar yang terkenal dengan nama Arch de Triomphe, museum Louvre tempat Monalisa disimpan dan film Tom Hanks yang terkenal itu, alun-alun yang dinamakan Place de la Concorde, dan yang pastinya Eiffel, deretan toko-toko superterkenal dari Gucci sampai CC ditambah alunan musik yang sangat2 aaaahhhhh gw sendiri berdecak sumringah dan hampir klimaks saat menampilkan suasana kota dari mulai pagi sampai malam. Pokoknya liat film ini bakalan berada di Paris dalam waktu 90 menit deh.

Wilson sendiri dapat bermain dengan cantiknya sebagai seorang penulis yang risau gundah gulana antara menetap diParis atau diMalibu seperti keinginan mertua dan tunangannya, berjalan dikala hujan diParis atau berteduh dibawah balutan payung sang tunangan. Semuanya membuat Gil menjadi tidak percaya diri terlebih saat bertemu dengan paul dan Carol dan saat momen tengah malam Gil berjalan sendirian tanpa ikut kedalam pesta yang diadakan oleh Paul yang mengikutsertakan Inez.

Sinematografinya sungguh ngebuat penonton bakalan menyetujui keputusan Gil untuk pindah ke kota tercantik itu, terlebih saat Gil ternyata masuk kedalam lorong waktu yang membawanya kedalam era Paris di tahun 1920 dimana ia bertemu dengan para penulis paporitnya F. Scott Fitzgerald dan Zelda Fitzgerald atau malahan si penulis legendaris "Lelaki Tua dan Lautnya" aahh semuanya seperti lengkap hidupnya si Gil terlebih dia merasa jatuh cinta lagi dan melakukan perselingkuhan dengan selingkuhannya Pablo Piccaso *you cant imagine, selingkuhannya pelukis terkenal jatuh cinta sama lelaki dari masa depan dan akhirnya terdapat dalam bukunya dimasa kini??*.

Perfecto, hasil penilaian gw terhadap film ini, ya walopun sebagian penonton akan bertanya-tanya siapa sih dia, siapa sih dia. Karena kebanyakan tokoh seni yang di hadirkan oleh Allen terkesan hanya tampil tanpa kita ketahui who is he?!?

Dan tau ga lu lu semua, kalo pemandu tour yang berdebat dengan Paul itu adalah istri dari Presiden Prancis itu sendiri,,hebat yak istri Presiden bukannya jadi ibu negara malah maen film yang juga berkualitas. Ada satu kutipan dari si Ernest yang gw suka dan mungkin harus jdi pioner bagi para penulis yaitu "Anda tidak akan pernah menjadi penulis hebat jika Anda takut mati"

So, untuk film ini sangat-sangat gw rekomen deh, di tonton yak biar bisa ngerasain Paris dimalam hari yang modern ataupun di era jaman dulu dengan glamornya dan romantisnya.

4 comments:

rengganiez sw said...

baca sekilas saja, karena mau nonton jugaaaaaaaaaaaaa

rama wibi said...

eh si Mak dah balik lagi...

pokoke gw rekomen dah nih pilem....

rengganiez sw said...

heehh penasaran jugaaa...sebegitunya dapet nominasi oscar

Bimo Pribadi said...

penasaran sama film ini.. dari judulnya aja menurut gw bagus. mudah2an ga mengecewakan bagi gue :D