
Ketika penghujung bulan tiba
adalah upah kerja yang aku tunggu
yang ku habiskan untuk semua rencana
membeli segala perlengkapan dunia
Setiap akhir bulan datang
kupersiapkan semua daftar yang harus aku beli
tanpa sedikitpun aku masukkan kesukaan
dari barang atau makanan kedua orangtua ku
Ketika hari diakhir bulan tiba
aku sibuk mengkalkulasi total credit card ku
namun aku lupa mengkalkulasi
betapa hutangku untuk kehidupan akhiratku nanti
Saat akhir bulan tiba
selalu aku mengingat dan mendatangi restoran teristimewa
untuk sekedar memuaskan nafsu air liur ku
dan selalu aku tidak pernah mengingat
anak yatim yang kelaparan diluar sana
Saat penghujung bulan datang
pasti aku beli 1 atau 2 baju untukku bekerja
tapi ketika map sumbangan datang
hanya tampang enggan yang keluar dari dompet ku
Ketika penghujung bulan telah tiba
lebih banyk kuhabiskan rezeqi ku
dengan bersama teman-teman
bukan bersama anak-anak yatim
Saat tanggal yang ku tunggu tiba
aku sibuk menghitung yang bernama materi
beli pulsa, sudah
bayar CC, sudah
bayar cicilan, sudah
tabungan, sudah
infaq dan sodaqoh,,, ya nanti saja
dalih yang selalu aku ucapkan
Hari pertama, setelah upah kerja ku terima
hari kedua, setelah menghabiskan waktu di kafe
hari ketiga, sesampainya di butik-butik dept. store
hari keempat, tertawa lega mendapatkan tiket konser
hari kelima, tertawa kembali setelah memberli sepatu idaman ku
hari keenam, tersenyum selesai menonton film kesukaan ku
Tak terasa hari kembali mendekati penghujung bulan
sisa-sisa dalam dompetku hanya untuk irama kerja
Uluran tangan kecil dan mungil terarah kepada ku
wajahnya yang hitam dan rambutnya yang tak terurus
aku sibuk mencari uang-uang receh seadanya
ku berikan ditelapak tangannya
dan ia berkata "terima kasih om...."
Dadaku sesak, nafasku berat
kenapa rizqi berlebihku tak pernah hinggap
ditelapak tangan mungilnya
Sedangkan aku tahu,
Allah tidak akan mengurangi rizqi hambanya yang selalu berderma
Ketika penghujung bulan tiba
adalah upah kerja yang aku tunggu
yang ku habiskan untuk semua rencana
membeli segala perlengkapan dunia
Aku bayar lunas untuk semua
tanpa aku peduli dengan anak yatim disekeliling ku
Ketika hari diakhir bulan tiba
aku kembali sibuk mengkalkulasi
apa yang harus aku beli nanti
Tanpa aku tersadar,
Bahwa ketika hari terakhir itu tiba
sudah terlambat bagi ku untuk berderma
untuk bershodaqoh, dan untuk berinfaq
karena semua itulah yang menyelamatkan ku dari siksa-Nya

No comments:
Post a Comment