Mungkin kado special bagi seorang wanita adalah Berlian hitam, Porsche limited edition, Luis Vitton, maupun Alexander Christie, tapi ternyata gw salah satu dari sekian banyak lelaki yang gak mampu untuk membeli itu. So, cuma ada 13 goretan kata-kata yang gw dapet ilham disaat lagi nyikat kamar mandi tadi pagi *dan langsung gw tinggalin*.
Suami yang tegas bukan terlihat dari suaranya yang lantnag saat menyuruh istrinya untuk membuatkan sarapan atau sekedar teh, tapi imam yang tegas terlihat ketika ia dengan lantang mengucapkan "takbiratul ihram" untuk melaksanakan 5 waktu-Nya.
Suami yang baik bukan terlihat dari banyaknya ia memberikan hadiah kepada istrinya, tapi imam yang baik terlihat saat seberapa banyak ia mengajak istrinya untuk mengucap kalam-kalam illahi.
Suami yang sabar bukan terlihat dari seberapa sering ia mengalah dalam pertengkaran, tapi imam yang sabar terlihat ketika ia dengan sabar membangunkan istrinya untuk menghadap di 1/3 malam-Nya.
Suami yang bijaksana bukan terlihat dari seringnya ia mengistimewakan istrinya, tetapi terlihat ketika ia sering mengistimewakan anak-anak yatim dengan 2,5 % yang bukan menjadi haknya.
Suami yang bertanggung-jawab terlihat ketika membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi imam yang bertanggung-jawab terlihat ketika dengan tanggap ia menolong orang yang berkekurangan.
Suami yang percaya diri bukan terlihat ketika ia menghadap orangtuanya dan meminta izin untuk meng-ijab wanitanya, tetapi imam yang percaya diri terlihat ketika ia tetap menggandeng istrinya meskipun waktu dan usia telah memudarkan kecantikannya.
Suami yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk menghabiskan liburan disebuah negara atau pulau yang indah, tapi imam yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk berderma di sebuah pondok-pondok kecil milik anak yatim dan piatu.
Untuk Kamu Seorang Wanita Yang Tidak Sempurna, dan Aku Tidak Mengharapkan Sempurna...
Suami yang tegas bukan terlihat dari suaranya yang lantnag saat menyuruh istrinya untuk membuatkan sarapan atau sekedar teh, tapi imam yang tegas terlihat ketika ia dengan lantang mengucapkan "takbiratul ihram" untuk melaksanakan 5 waktu-Nya.
Suami yang baik bukan terlihat dari banyaknya ia memberikan hadiah kepada istrinya, tapi imam yang baik terlihat saat seberapa banyak ia mengajak istrinya untuk mengucap kalam-kalam illahi.
Suami yang sabar bukan terlihat dari seberapa sering ia mengalah dalam pertengkaran, tapi imam yang sabar terlihat ketika ia dengan sabar membangunkan istrinya untuk menghadap di 1/3 malam-Nya.
Suami yang bijaksana bukan terlihat dari seringnya ia mengistimewakan istrinya, tetapi terlihat ketika ia sering mengistimewakan anak-anak yatim dengan 2,5 % yang bukan menjadi haknya.
Suami yang bertanggung-jawab terlihat ketika membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi imam yang bertanggung-jawab terlihat ketika dengan tanggap ia menolong orang yang berkekurangan.
Suami yang percaya diri bukan terlihat ketika ia menghadap orangtuanya dan meminta izin untuk meng-ijab wanitanya, tetapi imam yang percaya diri terlihat ketika ia tetap menggandeng istrinya meskipun waktu dan usia telah memudarkan kecantikannya.
Suami yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk menghabiskan liburan disebuah negara atau pulau yang indah, tapi imam yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk berderma di sebuah pondok-pondok kecil milik anak yatim dan piatu.
Suami yang tegar terlihat ketika ia dengan rela harus menghadapi pelbagai masalh dalam kehidupannya, tetapi imam yang tegar dapat terlihat ketika ia dengan keikhlasannya tetap menjalankan segala perintah-Nya untuk menjaga keutuhan iman keluarganya.
Suami yang begitu mencintai istrinya bukan terlihat ketika ia selalu ada disamping sang istri, tetapi imam yang begitu mencintai istrinya terlihat saat ia menjadikan cinta kepada istrinya dengan menjalankan perintah-Nya.
Suami yang murah senyum tampak ketika ia dan keluarga kecilnya begitu bahagia dengan rezeqi, tetapi imam yang murah senyum akan tetap tersenyum meskipun ia harus mengalami kekurangan rezeqi dan tetap bersyukur.
Suami yang selalu bersyukur akan terlihat ketika selesai menjalankan perintah-Nya bersama keluarga dan berucap " Ya Allah terima kasih Engaku telah melengkapi kesempurnaan agama ku..", tetapi imam yang selalu bersyukur akan berucap " Ya Allah jangan jadikan kesempurnaan dalam agama ku dan kehidupan ku ini membuat aku menjadi khilaf dan khianat kepada-Mu.."
Suami yang rendah hati terlihat dari menerima semua apa yang ada di istrinya, tapi imam yang rendah hati terlihat ketika ia harus bertanggung jawab untuk membawa istri dan keluarganya kedalam 7 tingkatan surga-Nya.
Suami yang berani akan berucap "saya akan menjaga dan melindungi istri saya dari gangguan orang lain...", tetapi imam yang berani akan berucap "saya akan melindungi istri dan keluarga saya dari jilatan 7 tingkatan api neraka".
*Bekasi, dikamar mandi dan setelah membaca buku "Man and Wife - Tonny Parsons"*
20100214
20100214

1 comment:
Nice job
Post a Comment