July 17, 2008

sUraT untUk TUhan,,,,

Dunia Fana, menjelang 1/3 malam-Mu

Kepada YTH
Ya Rabb ku,
Di Langit ke 7 -Mu

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabaraktuh…

Dengan sombongnya aku menuliskan ini kepada-Mu, ketika do’a-do’a ku telah hilang terbawa angin dan hujan hingga tidak sampai di singgasana-Mu. Malam ini telah larut dalam gulita dan juga dingin. Sementara perasaanku telah luluh dan lebur dalam ke-naif-an ku, kekosongan ku, kepolosan ku, yang kesemuanya menghempaskan aku dalam keperihan yang begitu menyiksa.

Rasa tersiksa seperti ini yang membuat ku berani untuk mengganggu-Mu dengan surat yang memang telah usang. Do’a-do’a ku mungkin tidak sampai ke telinga-Mu, do’a tentang pengharapan seorang wanita yang sangat ingin aku bawa ke dalam kerajaan surga-Mu, wanita yang sangat ingin aku temani hingga ujung nafasnya nanti. Karena wanita inilah aku menyelipkannya do’a kepada-Mu diantara begitu banyak munajat yang ku sampaikan kepada-Mu dan hanya kepada-Mu.

Aku berharap dengan datangnya surat ini, Engkau bisa langsung memahami rasaku dan mengabulkannya sehingga aku terbebas dari rasa ini yang begitu menyiksa, jika Engkau juga tidak mengijinkan aku bersamanya saat ini, hanya satu pinta ku lagi cepatlah cabut nafas dari raga ku ini atau hilangkan semua ingatan ku tentang semua yang terjadi dalam hidup ku. Perasaan manusia seperti aku memang terlalu cengeng dan lemah untuk bisa mengatasi persoalan seperti ini. Itulah mengapa aku bercerita dan meminta kepada-Mu saja.

Biar semuanya tuntas, jelas, dan akhirnya selesai dan aku bisa terbang tinggi dan bebas di temani oleh bidadari-bidadari penjemput ku.

Ya Izzati,

Maafkan atas kelancangan ku ini, yang selalu meminta dan meminta dan terus meminta tanpa mengetahui kadar ku sebagai hamba-Mu.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh….


Hormat ku,

hamba nista-Mu


1 comment:

Arjuna Valentino said...

Tuhan pun pasti terharu baca doa tuluz kayax gini...keren banget nichhh