senandung kegelapan kembali bernyanyi dipenggalan mimpi-mimpi yang aku inginkan,, sungguh mimpi-mimpi yang aku inginkan....mungkin kalian tak percaya tapi sungguh setiap malam dipembaringan yang serba indah ini aku hanya meminta untuk tetap bisa mencium dahinya, menyisiri setiap helai rambutnya, menggandeng mesra tangan munglinya, mendengarkan ocehannya, menatap keindahan dalam tawanya, dan keseluruhan dari siluet dirinya meski itu hanya bermimpi dalam rinainya malam hingga yang tersisa adalah senyum kecil ku setiap pagi menjelang.
raut keindahan wajah dari wanita yang sangat-sangat aku sayangi dan selalu ingin aku jaga keindahan tersebut, bukan untuk kebanggaan ku, bukan pula untuk keegoisan tapi untuk nanti diceritakan kepada pendengar-pendengar kecil kita di saat ngantuknya kelak. aku dibentuk ke dunia ini dengan harapan-harapan yang menggelantung dalam ucapan dari pencipta ku, dan sampai detik terakhirkupun asa itu harus tetap ada hanya untuk menanti wanita yang sekarang telah melupakan aku, mungkin....
apakah nanti terlalu banyak harapan akan membuat ku lebih sakit terjatuh??? aku bertanya atau sebuah pernyataan ku.... biarlah jilatan-jilatan waktu yang akan menelannya hingga memang tak ada yang tersisa dalam kesendirian bercinta ini. lilin-lilin kecil kembali menerangi mata ku yang sudah mulai mengantuk, mengantuk dan ingin tertidur dan kembali bermimpi bertemu dan bercanda dengannya..dalam mimpi..
raut keindahan wajah dari wanita yang sangat-sangat aku sayangi dan selalu ingin aku jaga keindahan tersebut, bukan untuk kebanggaan ku, bukan pula untuk keegoisan tapi untuk nanti diceritakan kepada pendengar-pendengar kecil kita di saat ngantuknya kelak. aku dibentuk ke dunia ini dengan harapan-harapan yang menggelantung dalam ucapan dari pencipta ku, dan sampai detik terakhirkupun asa itu harus tetap ada hanya untuk menanti wanita yang sekarang telah melupakan aku, mungkin....
apakah nanti terlalu banyak harapan akan membuat ku lebih sakit terjatuh??? aku bertanya atau sebuah pernyataan ku.... biarlah jilatan-jilatan waktu yang akan menelannya hingga memang tak ada yang tersisa dalam kesendirian bercinta ini. lilin-lilin kecil kembali menerangi mata ku yang sudah mulai mengantuk, mengantuk dan ingin tertidur dan kembali bermimpi bertemu dan bercanda dengannya..dalam mimpi..
No comments:
Post a Comment