July 07, 2008

Pursuit of Happiness


baru2 ini aja sih nonton in film, gak tau dari kemarin kemana aja..hehehe...ternyata ini film woooww amazing banyak banget quote2 yang bikin kita lebih sadar akan siapa diri kita....hiks..hiksss...



Film ini diilhami oleh kisah nyata dari seorang Ayah dan anaknya dalam melewati suramnya kehidupan sehingga akhirnya ia menjadi seorang yang kaya raya berkat ketekunan, kegigihan dan kerja keras pantang menyerah dari seorang Ayah demi kebahagiaan anaknya.

Ia memutuskan untuk menggunakan semua tabungannya untuk membeli banyak alat kedokteran berupa bone density scanner, dengan perjanjian exclusive bahwa hanya ia yang dapat menjualnya di daerahnya. Mimpi bahwa ia akan menjualnya kembali secara exclusive dan menjadikannya kaya. Namun ternyata mimpi tersebut jauh dari kenyataan, dia harus bekerja begitu keras untuk hanya bisa menjual satu alat. Sehingga lama kelamaan iapun kesulitan uang, membuat istrinya harus bekerja keras juga, sehingga akhirnya sang istri putus asa dan meninggalkannya.

Dalam film tersebut, dikisahkan bagaimana dia mencintai dan mendedikasikan hidupnya kepada anaknya dengan penuh kesabaran dan kecintaan - inilah juga yang menjadi bahan bakar bagi keinginannya untuk mencapai mimpi. Dan saat istrinya memutuskan untuk meninggalkan dia dan anaknya karena tidak tahan lagi akan tekanan hidup yang dimiliki, semuanya mulai berubah. Chris harus rela kehilangan harta benda dan apartmentnya. Sampai pada adegan dimana dia dan anaknya harus tidur di kamar mandi umum - dimana dia menangis sambil memeluk anaknya dan tangan satunya menahan pintu kamar mandi agar tidak bisa dibuka dari luar oleh orang lain. Saya-pun menjadi sangat ingin menangis melihat adegan itu, saya membayangkan diri saya dan anak laki-laki saya berada dalam posisi tersebut.

Dalam keadaan seperti ini, semua manusia biasa pasti akan marah, namun yang membedakan adalah marah yang bagaimana. Dalam film ini Chris merubah rasa marah menjadi kekuatannya.

Bila rasa marah adalah sumber kekuatan Anda,
Maka gunakanlah rasa frustasi Anda sebagai bahan bakar bagi kemarahan Anda.
Marah-lah kepada kelambanan diri dalam bertindak,
Marah-lah kepada diri sendiri atas keraguan yang dijadikannya sebagai keyakinan
dan marahlah kepada diri Anda atas keengganannya untuk setia kepada proses yang berkelanjutan
[MT : Rekindling The Fire Within]

Kembali ke awal film, yang menarik ketika Chris bertemu dengan seorang dengan mobil mewah, dan rasa kagumnya membuat dia bertanya kepada orang tersebut "I want ask you two questions. What do you do? And how do you do that??? Dua pertanyaan itulah yang kelak akan menjadikan Chris seorang yang berhasil dan kaya raya.

Kebahagiaan bukanlah sebuah kebetulan,
bukanlah sebuah kejadian tidak terduga,
dan bukan juga sebuah kecelakaan.
Kebahagiaan adalah sebuah penikmatan
keadaan yang harus diputuskan rancangannya,
dan yang harus diputuskan penghayatannya.
Dengannya, kebahagiaan Anda adalah
sebetulnya hasil dari ketepatan keputusan-keputusan Anda.
[MT : Deciding To Be Happy]

So, are you pursuiting your happiness ? If yes, What do you do? And how do you do that?






No comments: