Showing posts with label pOeTrY. Show all posts
Showing posts with label pOeTrY. Show all posts

August 07, 2012

Multiply.. Truly Deeply I Love U

Ssssttttt.... Aku sudah tau kok...
Aku telah menerima kabar kehilangan itu.
Kusiapkan batin atas apa yang tak bisa ku elakkan...

Aku lemah mengasihani diri,
serasa tak bisa bernafas sendiri.
begitu nestapa...

Perjalanan hidupku ini hanya ilusi untuk aku kabarkan...
arrrgghhh... aku marah.

Kenapa aku harus kehilangan???
dia mengasihiku
aku juga mengasihinya
dia semangatku,
aku ini gairah hidupnya...
takkah itu mengubah keputusan nantinya...

Tak bisa tak histeris atas berita ini...
Meski  jiwa kelelahan ku berkata:
ya sudahlah...
biarlah...
terus gw mesti gimana...

Ambil lah sana, jauhkan kalau itu seperti maunya!!
tapi Kau takkan bisa ambil cerita ku, perjalanan ku, keabadian ku..
Jiwaku tetap memilih ada disamping ku
menemaniku dalam setiap perjalanan ku

Sebenarnya kami terikat karena mu
tidak kah kamu menyadarinya??

My best home sweet home
My lovely blog
My nation in this social media
Multiply.. truly deeply I love U


~r4,20120807~
Lanjut Booo...

September 15, 2010

Celotehan Takbir,,

Tuhan,
Katanya "orang-orang pintar" Kau tidak pernah tidur ya?
Padahal Engkau tidak makan, bukan.
Kalau aku sangat sangat susah tidur, Tuhan.
Kau tahu, kenapa ??

Karena aku kelaparan sejak kemarin sore,
Sudah banyak yang aku lakukan,
Mengangkat beras di pasar induk sana,
Mungutin botol-botol minuman untuk aku jual,
Sampai akhirnya aku meminta-minta didepan mesjid besar sana,
Namun uangnya lebih banyak ku tabungkan untuk membeli baju.

Tuhan,
Katanya "orang-orang pintar" Kau Maha melihat ya?
Berarti Engkau selalu melihat ku ketika aku kedinginan,
Selain kelaparan, aku juga ingin membeli baju,
Karena selama ini baju ku hanya yang menempel di kulitku ini,
Bila bau aku akan mencucinya, maka saat itu,
Aku akan menggigil kedinginan setiap kali baju ku di jemur.

Kau tahu Tuhan, kenapa sampai aku ingin baju baru?
Karena bukankah sebentar lagi lebaran?
Lebaran selalu identik dengan baju baru,
celana baru, sepatu baru, namun bukan
rasa keimanan yang baru.


Selain itu Tuhan, saat Ramadhan tiba,
Aku bisa lebih banyak menabung,
Tidak membeli makanan selama 30 hari,
Karena aku puasa, Tuhan.
Dan lagi pula Masjid-masjid, Musholla-musholla, dan Langgar-langgar
Biasanya kasih makanan gratis saat sahur maupun saat berbuka.

Tuhan,
Katanya "orang-orang pintar" Kau sayang kepada umat-Mu ya?
Kau selalu memberi rahmat kepada seluruh umat-Mu,
Baik umat-Mu yang taat maupun yang ingkar.
Kalau aku Tuhan, termasuk umat-Mu yang mana??
Aku tidak taat, tetapi aku juga tidak pernah melakukan hal yang berdosa,
Lalu kenapa aku masih belum bisa merasakan rahmat-Mu??

Ya, mungkin menurut aku kata "orang-orang pintar" itu salah,
Bahwa sebenarnya Engkau sedang "tertidur" saat aku berdoa,
Berdoa di dinginnya malam hari saat gema takbir mengumandang.


~r4,20100915~ Lanjut Booo...

March 05, 2010

Ketika Hari Itu,,,!!


Ketika penghujung bulan tiba
adalah upah kerja yang aku tunggu
yang ku habiskan untuk semua rencana
membeli segala perlengkapan dunia

Setiap akhir bulan datang
kupersiapkan semua daftar yang harus aku beli
tanpa sedikitpun aku masukkan kesukaan
dari barang atau makanan kedua orangtua ku

Ketika hari diakhir bulan tiba
aku sibuk mengkalkulasi total credit card ku
namun aku lupa mengkalkulasi
betapa hutangku untuk kehidupan akhiratku nanti

Saat akhir bulan tiba
selalu aku mengingat dan mendatangi restoran teristimewa
untuk sekedar memuaskan nafsu air liur ku
dan selalu aku tidak pernah mengingat
anak yatim yang kelaparan diluar sana

Saat penghujung bulan datang
pasti aku beli 1 atau 2 baju untukku bekerja
tapi ketika map sumbangan datang
hanya tampang enggan yang keluar dari dompet ku


Ketika penghujung bulan telah tiba
lebih banyk kuhabiskan rezeqi ku
dengan bersama teman-teman
bukan bersama anak-anak yatim

Saat tanggal yang ku tunggu tiba
aku sibuk menghitung yang bernama materi
beli pulsa, sudah
bayar CC, sudah
bayar cicilan, sudah
tabungan, sudah
infaq dan sodaqoh,,, ya nanti saja
dalih yang selalu aku ucapkan

Hari pertama, setelah upah kerja ku terima
hari kedua, setelah menghabiskan waktu di kafe
hari ketiga, sesampainya di butik-butik dept. store
hari keempat, tertawa lega mendapatkan tiket konser
hari kelima, tertawa kembali setelah memberli sepatu idaman ku
hari keenam, tersenyum selesai menonton film kesukaan ku

Tak terasa hari kembali mendekati penghujung bulan
sisa-sisa dalam dompetku hanya untuk irama kerja

Uluran tangan kecil dan mungil terarah kepada ku
wajahnya yang hitam dan rambutnya yang tak terurus
aku sibuk mencari uang-uang receh seadanya
ku berikan ditelapak tangannya
dan ia berkata "terima kasih om...."

Dadaku sesak, nafasku berat
kenapa rizqi berlebihku tak pernah hinggap
ditelapak tangan mungilnya

Sedangkan aku tahu,
Allah tidak akan mengurangi rizqi hambanya yang selalu berderma

Ketika penghujung bulan tiba
adalah upah kerja yang aku tunggu
yang ku habiskan untuk semua rencana
membeli segala perlengkapan dunia

Aku bayar lunas untuk semua
tanpa aku peduli dengan anak yatim disekeliling ku

Ketika hari diakhir bulan tiba
aku kembali sibuk mengkalkulasi
apa yang harus aku beli nanti

Tanpa aku tersadar,

Bahwa ketika hari terakhir itu tiba
sudah terlambat bagi ku untuk berderma
untuk bershodaqoh, dan untuk berinfaq
karena semua itulah yang menyelamatkan ku dari siksa-Nya
Lanjut Booo...

February 15, 2010

Suami yang ... & Imam yang..


Mungkin kado special bagi seorang wanita adalah Berlian hitam, Porsche limited edition, Luis Vitton, maupun Alexander Christie, tapi ternyata gw salah satu dari sekian banyak lelaki yang gak mampu untuk membeli itu. So, cuma ada 13 goretan kata-kata yang gw dapet ilham disaat lagi nyikat kamar mandi tadi pagi *dan langsung gw tinggalin*.

Untuk Kamu Seorang Wanita Yang Tidak Sempurna, dan Aku Tidak Mengharapkan Sempurna...



Suami yang tegas bukan terlihat dari suaranya yang lantnag saat menyuruh istrinya untuk membuatkan sarapan atau sekedar teh, tapi imam yang tegas terlihat ketika ia dengan lantang mengucapkan "takbiratul ihram" untuk melaksanakan 5 waktu-Nya.

Suami yang baik bukan terlihat dari banyaknya ia memberikan hadiah kepada istrinya, tapi imam yang baik terlihat saat seberapa banyak ia mengajak istrinya untuk mengucap kalam-kalam illahi.

Suami yang sabar bukan terlihat dari seberapa sering ia mengalah dalam pertengkaran, tapi imam yang sabar terlihat ketika ia dengan sabar membangunkan istrinya untuk menghadap di 1/3 malam-Nya.

Suami yang bijaksana bukan terlihat dari seringnya ia mengistimewakan istrinya, tetapi terlihat ketika ia sering mengistimewakan anak-anak yatim dengan 2,5 % yang bukan menjadi haknya.

Suami yang bertanggung-jawab terlihat ketika membantu istrinya mengerjakan pekerjaan rumah, tetapi imam yang bertanggung-jawab terlihat ketika dengan tanggap ia menolong orang yang berkekurangan.

Suami yang percaya diri bukan terlihat ketika ia menghadap orangtuanya dan meminta izin untuk meng-ijab wanitanya, tetapi imam yang percaya diri terlihat ketika ia tetap menggandeng istrinya meskipun waktu dan usia telah memudarkan kecantikannya.

Suami yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk menghabiskan liburan disebuah negara atau pulau yang indah, tapi imam yang berlebih secara materi akan bangga mengajak keluarga kecilnya untuk berderma di sebuah pondok-pondok kecil milik anak yatim dan piatu.

Suami yang tegar terlihat ketika ia dengan rela harus menghadapi pelbagai masalh dalam kehidupannya, tetapi imam yang tegar dapat terlihat ketika ia dengan keikhlasannya tetap menjalankan segala perintah-Nya untuk menjaga keutuhan iman keluarganya.

Suami yang begitu mencintai istrinya bukan terlihat ketika ia selalu ada disamping sang istri, tetapi imam yang begitu mencintai istrinya terlihat saat ia menjadikan cinta kepada istrinya dengan menjalankan perintah-Nya.

Suami yang murah senyum tampak ketika ia dan keluarga kecilnya begitu bahagia dengan rezeqi, tetapi imam yang murah senyum akan tetap tersenyum meskipun ia harus mengalami kekurangan rezeqi dan tetap bersyukur.

Suami yang selalu bersyukur akan terlihat ketika selesai menjalankan perintah-Nya bersama keluarga dan berucap " Ya Allah terima kasih Engaku telah melengkapi kesempurnaan agama ku..", tetapi imam yang selalu bersyukur akan berucap " Ya Allah jangan jadikan kesempurnaan dalam agama ku dan kehidupan ku ini membuat aku menjadi khilaf dan khianat kepada-Mu.."

Suami yang rendah hati terlihat dari menerima semua apa yang ada di istrinya, tapi imam yang rendah hati terlihat ketika ia harus bertanggung jawab untuk membawa istri dan keluarganya kedalam 7 tingkatan surga-Nya.

Suami yang berani akan berucap "saya akan menjaga dan melindungi istri saya dari gangguan orang lain...", tetapi imam yang berani akan berucap "saya akan melindungi istri dan keluarga saya dari jilatan 7 tingkatan api neraka".


*Bekasi, dikamar mandi dan setelah membaca buku "Man and Wife - Tonny Parsons"*
20100214
Lanjut Booo...

February 07, 2010

Sehabis Hujan,,

Sehabis hujan, aku menatap indah dunia
bukan karena suasananya, tapi karena sebuah nirwana
Sehabis hujan, aku meratap kepada dunia
bukan karena ia malaikat ku,
tapi karena ia adalah candu untuk langkah ku

Bulir-bulir hujan terus menuruni tubuh ku
membuat dingin dan menggigil semuanya
Engkau datang kepada tubuh ku dengan tubuh mu
merapatkan dadamu untuk menghangatkan ku

Lonceng berdetak 6 kali,
lonceng terus berdetak sampai 6 kali
Hujan merampas semua kesadaran ini,
terbujur diam dalam dekapan surgawi


Sehabis hujan, aku menyeringai pahit
ketika merengkuh mu adalah harapan kosongku
Sehabis hujan, aku tetap berdiri tegar
bahwa apa yang ku pinta adalah untuk hidupku

Berbaris-baris kepala menengadah,
Mengacuhkan ku,
Mencibir ku,
Merendahkan ku,
Meskipun ada juga yang tersenyum kepadaku
memberikan kepingan-kepingan candu kepadaku

Hampir setiap saat selalu terangkat tangan ini
untuk mendapatkan sedikit karunia-Nya
Pijakan-pijakan langkah yang selalu sama
entah sudah berapa banyak aku lewati

Sehabis hujan, aku tersenyum
bukan karena aku menatap pelangi
tetapi karena Engkau mencium kedua pipi ku
dan berkata "ayo kesana lagi..."
Sehabis hujan, aku kembali melangkah
bukan untuk merengkuh mu dunia
tetapi hanya untuk meminta-minta kepada mu dunia


"Bekasi, sehabis hujan didepan kamar & teringat gadis kecil di perempatan lampu merah"
© ~r4~ *20100206*
Lanjut Booo...

November 25, 2007

Puisi Cinta Versi Accounting

Wahai Kekasihku..
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku...
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva


Wahai mutiara kalbu ku
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita..
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo..
mungkin cinta kita harus dijurnal balik...
Lanjut Booo...

October 03, 2007

"aku cinta kamu"

"aku cinta kamu"

perasaan ini bukan suka
kerinduaan ini adalah kirana
sepenggal nyanyian seperti luka
saat jejak tidurmu belum ku miliki
datang mu seperti pencuri hari ku
yang selalu menawan hati ku
hingga menjerat dalam cerita
dalamnya kesalahan ku adalah,
saat belum mengucapkan "aku cinta kamu"

Lanjut Booo...